Hidup Berkemudi Tanpa Navigasi


Aku berangkat di pagi buta,

roda berputar tanpa tahu tujuan,

peta kusimpan di laci,

bukan karena hilang,

tapi karena aku lelah diperintah garis-garis kaku.


Jalanan panjang menghampar,

kadang lurus, kadang menikung tajam,

lampu jalan hanya memberi cahaya sesaat,

selebihnya aku ditemani kabut dan dugaan.


Di persimpangan, aku ragu—

ke kiri ada bayangan masa lalu,

ke kanan ada mimpi yang samar,

dan di tengah, ada aku sendiri

yang berdiri di antara takut dan berani.


Angin berlari dari jendela terbuka,

membawa bisik tentang luka yang belum sembuh,

namun juga membawa harap kecil,

bahwa setiap tersesat punya arti,

setiap putaran roda adalah pelajaran.


Aku terus melaju,

bukan untuk cepat sampai,

tapi untuk mengerti:

arah bukan selalu tujuan,

kadang ia hanyalah perjalanan

yang membuatku tetap hidup.


Dan bila suatu hari aku berhenti,

aku ingin tahu satu hal saja:

bahwa meski tanpa navigasi,

aku pernah berani menempuh jalan ini,

dengan segala resiko, luka, dan kemungkinan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Segala Tiba 🍒