Tidak ada pilihan cinta
Jatuh hati tak pernah bertanya,
ia datang seperti hujan di musim kemarau,
tak sempat menimbang, tak sempat menolak,
karena Tuhanlah yang menuliskan arah.
Kita hanya korban yang belajar pasrah,
menggenggam luka atau menerima indah,
karena kecewa adalah harga yang harus dibayar,
dan bahagia hanyalah bonus yang dititipkan sebentar.
Namun tetap saja, hati memilih setia,
meski bukan kita yang berkuasa,
cinta adalah rahasia semesta,
yang dipinjamkan Tuhan agar kita belajar makna.
Komentar
Posting Komentar