Perempuan yang Menolak Dijinakkan


Aku bukan kuda liar

yang bisa kau pasangi pelana

lalu kau arahkan ke jalan yang kau suka.


Aku adalah rimba

akar-akarku menolak digali

daunku menolak dibelah.


Jangan kau paksa aku tunduk

dengan belenggu adat yang kau sebut kehormatan

atau cambuk kata yang kau balut dengan cinta.


Aku perempuan—

tulangku sama kerasnya dengan batu karang,

suaraku sama derasnya dengan ombak,

dan hatiku tak bisa kau jinakkan

seperti burung di sangkar emas.


Aku bisa melunakkan

tapi dengan caraku,

bukan dengan pinta yang kau paksa,

bukan dengan arah yang kau tentukan.


Biarlah aku berdiri

dengan luka, dengan keberanian,

lebih baik liar di jalanku sendiri

daripada jinak di kandang paksaanmu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Segala Tiba 🍒