Kisah Tanpa Titik


Jika ini adalah akhir,

maka engkau bukanlah perhentian,

melainkan gema yang terus berjalan

dalam sunyi yang tak mengenal jeda.


Aku menulismu tanpa tanda titik,

seperti doa yang tak pernah selesai,

seperti rindu yang tak bisa dipagari waktu,

seperti cinta yang enggan tunduk pada garis akhir.


Bersamamu, cinta bukanlah selesai,

ia hanya menjelma langit

yang tak pernah lelah menampung bintang—

abadi, meski malam berganti pagi.


Maka biarlah kita menjadi cerita

yang tak mengenal usai,

sebab mencintaimu

adalah kalimat terindah

yang ingin kutulis selamanya.


Dan jika hidup selalu menuntut penutup,

biarlah kisah kita menolak henti,

sebab engkau adalah cerita

yang hanya tahu cara bertumbuh,

tanpa pernah tau usai.


Masih namamu tokoh utamanya

Sialan 🤐


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Segala Tiba 🍒