Menanti Tanpa Membenci"


Aku bukan tak mencintaimu lagi,

bukan pula melupakan jejakmu di hatiku yang sunyi.

Aku hanya memilih diam,

karena cinta yang matang tahu cara menunggu—dengan tenang.


Bukan tentang menyerah,

tapi tentang memberi ruang pada waktu

agar kau datang

dengan cara yang tidak melukai,

dengan langkah yang tak lagi ragu.


Aku tetap di sini,

bukan sebagai bayang-bayang masa lalu,

tapi sebagai seseorang

yang mendoakanmu menemukan jalan pulang yang paling baik.


Dan bila suatu hari kau kembali,

datanglah bukan karena sepi,

tapi karena akhirnya kau tahu—

cinta ini tak pernah pergi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Segala Tiba 🍒