Apakah Aku Layak Dihargai?


Aku bertanya pada sunyi yang tak pernah menjawab,

pada bayanganku sendiri yang terus menjauh.

Telah kuberikan yang kupunya,

meski tak sempurna,

meski sering tak terlihat mata.


Aku berjalan dalam diam,

membawa luka, senyum, dan diam-diam berharap

ada satu hati yang mau mengerti,

bahwa aku pun ingin diakui—

bukan karena lebih,

tapi karena aku ada.


Bukan pujian yang kucari,

hanya sedikit pengakuan,

bahwa langkahku bukan sia-sia,

bahwa aku tak selalu harus kuat

untuk disebut pantas.


Jadi katakanlah padaku,

dengan jujur, tanpa basa-basi:

apakah aku...

layak untuk dihargai?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Segala Tiba 🍒