Runtuhnya Ilusi
Kau datang seperti bayangan malam,
Menghilang bagai embun tersapu siang,
Tanpa jejak, tanpa kata,
Meninggalkan hati yang bertanya.
Kau datang saat hujan jatuh perlahan,
Saat angin membawa bisikan kenangan,
Tapi saat matahari mulai tersenyum,
Kau hilang, lenyap dalam keheningan.
Tanpa rasa bersalah,
Kau tinggalkan luka yang tak terbilang,
Seakan kehadiranmu hanya ilusi,
Yang datang hanya untuk pergi.
Namun hati ini masih menunggu,
Di antara waktu yang terus berlalu,
Berharap suatu hari kau tak lagi menghilang,
Dan menetap dalam pelukan yang tak pernah mengucapkan selamat tinggal.
Komentar
Posting Komentar