Benang Merah Itu Nyata

Sudah lama kau pergi,

tapi jejakmu tak pernah benar-benar mati.

Ada benang yang tak putus,

menggantung di antara rindu dan luka.


Aku coba melangkah,

namun langkahku terseret bayang-bayangmu yang tak ramah.

Masih ada sisa kata yang tak sempat terucap,

masih ada luka yang tak bisa lenyap.


Kita tak lagi bicara,

tapi hatiku masih menyimpan namamu di sudut yang sama.

Kau mungkin tak sadar,

tapi aku masih terikat,

oleh sesuatu yang tak terlihat...

oleh rasa yang belum sempat tamat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kala Segala Tiba 🍒